Manfaat alpukat sudah sering disinggung oleh banyak pihak
sebagai langkah pemelihara kesehatan yang harus diperhatikan. Hal ini wajar
saja mengingat buah ini memiliki hampir 20 vitamin dan mineral dalam satu porsi
penyajian saja.
Kandungan
alpukat atau avokad yang sejauh ini telah diketahui adalah potasium, lutein,
dan folat. Aneka vitamin seperti vitamin B, C, E dan lainnya juga terdapat
dalam buah yang biasa dijadikan minuman jus ini. Kelebihan lainnya adalah
rendah akan kandungan gula, namun kaya akan serat. Walaupun buah ini tinggi
lemak, namun tetap aman bila dikonsumsi secara tidak berlebihan karena lemak
yang dikandungnya adalah lemak baik, yaitu lemak tak jenuh tunggal.
Inilah Manfaat Alpukat yang Wajib Diketahui
Didasari
oleh banyaknya kandungan zat bermanfaat di atas, mari kita bahas satu-satu
secara lebih mendetail.
- Mengurangi risiko kanker
Mereka
yang memiliki kadar asam folat di bawah tingkat ideal bisa memiliki risiko
terkena kanker payudara lebih besar, terutama bagi kaum hawa. Hal inilah yang
membuat asam folat diprediksi mampu melindungi diri dari risiko kanker serviks,
usus besar, lambung, dan pankreas. Kemampuan asam folat dalam melindungi diri
dari serangan kanker mungkin terkait fungsi zat ini dalam mencegah mutasi di
dalam susunan DNA dan RNA.
Senyawa
lain yang ada di dalam alpukat adalah karotenoid. Ini adalah senyawa
antioksidan yang mungkin memiliki kemampuan sebagai antikanker. Karotenoid
menjadi lebih mudah diserap tubuh karena alpukat juga mengandung lemak sehat
yang larut. Hal ini kian memudahkannya diserap ke aliran darah sehingga mampu
memberikan perlindungan bagi tubuh secara lebih cepat dan lengkap. Beberapa
kanker yang mungkin bisa dicegah dengan karotenoid adalah kanker prostat,
mulut, lambung, dan payudara.
- Baik untuk penderita osteoarthtritis
Buah
alpukat yang diekstrak dengan minyak kedelai atau biasa disebut dengan Avocado Soybean Unsaponifiables
(ASU) memiliki kemungkinan manfaat bagi penderita osteoarthritis. Produk
tersebut diklaim mampu mengurangi rasa sakit dan cacat keseluruhan pada
penderita osteoarthritis pada bagian panggul atau lutut.
- Berguna untuk mencegah osteoporosis
Vitamin
K di dalam buah alpukat tersedia dalam jumlah yang cukup banyak. Sekitar 25
persen kebutuhan tubuh akan vitamin K bisa terpenuhi hanya dengan mengonsumsi
setengah alpukat. Keberadaan vitamin K dalam buah ini mungkin bisa menjadikan
tulang memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik. Hal ini sangat mungkin
mengingat salah satu kegunaan vitamin K adalah meningkatkan penyerapan kalsium
dan mampu mengurangi pengeluaran kalsium melalui urine.
- Menurunkan kolesterol jahat
Mengonsumsi
alpukat dianggap baik untuk tubuh karena kandungan kolesterol baik dalam buah
ini melimpah. Meski memiliki kadar kolesterol baik yang melimpah, mengonsumsi
alpukat tidak membuat kadar kolesterol jahat atau HDL dalam tubuh meningkat
juga. Hal ini tidak mengherankan mengingat kandungan lemak dalam alpukat
berbentuk lemak tak jenuh tunggal. Yang harus digarisbawahi adalah jangan
mengonsumsi buah ini secara berlebihan.
- Baik untuk menjaga berat badan dan kesehatan jantung
Orang
dewasa yang mengonsumsi alpukat kemungkinan memiliki kesehatan yang lebih baik
dibandingkan yang tidak suka mengonsumsinya. Mereka yang mengonsumsi buah ini
biasanya memiliki pola makan yang juga sehat, seperti rajin makan sayuran dan
diet rendah gula. Hal ini berpengaruh kepada kestabilan berat badan, lingkar
pinggang, dan massa indeks tubuh. Konsumsi alpukat juga baik bagi sistem
metabolisme tubuh sehingga mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan
diabetes.
Kebaikan
alpukat untuk kesehatan jantung juga mungkin signifikan. Hal ini karena buah
ini mengandung beta-sitosterol. Kandungan ini berguna bagi tubuh dalam rangka
membatasi kadar kolesterol yang sehat.
- Baik bagi kesehatan janin
Karena
kaya akan folat, buah ini dianggap baik jika dikonsumsi oleh ibu hamil. Folat
sangat berperan dalam melindungi ibu hamil dari keguguran dan menjauhkan janin
dari kemungkinan lahir cacat. Saking pentingnya folat, zat ini juga disarankan
untuk dikonsumsi seorang ayah sebelum berhubungan badan. Dengan begitu,
kelahiran cacat pada janin makin mungkin dihindari.
- Bagus untuk mata
Kandungan
lutein dan zeaxanthin dalam alpukat diprediksi baik untuk menjaga kesehatan
mata. Kedua zat tersebut yang termasuk ke dalam golongan fitokimia ini
bertindak sebagai antioksidan yang mampu mengurangi kerusakan mata dan
meminimalkan risiko terkena degenerasi makula terkait pertambahan usia.
- Mengurangi stres
Folat
juga dianggap mampu mengurangi risiko terkena depresi. Kandungan ini mampu
mencegah kelebihan homosistein di dalam tubuh. Dampak yang lain, mampu
mencegah terblokirnya darah dan nutrisi yang menuju otak. Jika tingkat
homosistein dinilai berlebihan, produksi hormon serotonin, dopamin, dan
norepineprin akan terganggu pula. Padahal, ketiga hormon tersebut penting bagi
pengaturan suasana hati, pola tidur, dan nafsu makan.
Mengingat
manfaat alpukat yang mungkin sangat penting bagi tubuh seperti di atas, maka
jangan remehkan buah ini. Upayakan untuk mengonsumsinya dengan dosis tidak
berlebihan dan lakukan secara teratur untuk mendapatkan manfaatnya secara
maksimal.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar